[PRESS RELEASE] Festival Perempuan 2013

Persoalan kekerasan terhadap perempuan di Indonesia adalah  fenomena gunung es. Pemerintah, sebagai pemegang mandat negara Indonesia memang telah melakukan beberapa langkah untuk memutus rantai kekerasan terhadap perempuan. Dari sisi kebijakan, Ratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan menjadi Undang-Undang No. 7/1984 dan Undang-undang No. 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga merupakan beberapa langkah positif dari pemerintah Indonesia.

Namun, jika melihat pada realitas di masyarakat maka kita akan menemui beberapa fakta yang mengejutkan:

  • Komnas Perempuan mencatat, terdapat 216.156 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan dan ditangani selama tahun 2012. Jumlah ini meningkat secara signifikan, yaitu 181% dari tahun sebelumnya.
  • Mayoritas rentang usia perempuan korban di ranah personal adalah 25 – 40 tahun. Ironisnya, dari 2.521 kasus kekerasan seksual, usia mayoritas korban yakni antara usia 13 – 18 tahun.
  • Hingga Desember 2012, terdapat 282 kebijakan yang diskriminatif terhadap perempuan berbasiskan moral dan berpotensi mengkriminalisasi perempuan.
  • Banyak pejabat negara yang melakukan tindak diskriminasi dan bahkan melecehkan perempuan melalui berbagi komentar di publik

Festival Perempuan adalah sebuah kegiatan yang dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Hari Perempuan Sedunia 2013 dengan tema “Janji adalah Janji, waktunya bertindak untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan”. Festival ini akan dilaksanakan pada Maret 2013, jam 10:00 – 21:00 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat dan terdiri dari beberapa kegiatan yaitu bazaar Perempuan, Talk-show, menggambar bersama untuk anak-anak, seni instalasi dan pentas musik.

Bazaar Perempuan, ada sekitar 50 booth yang akan menyediakan berbagai macam produk usaha kecil, mulai dari makanan hingga pernak-pernik yang dikelola oleh para perempuan serta informasi tentang Kekerasan terhadap Perempuan dari berbagai organisasi perempuan. Sebuah talk-show yang santai akan dilakukan dengan mengangkat tema “Keterlibatan Laki-laki dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan”.

Kami juga mengajak anak-anak (usia 5-12 tahun) untuk ikut mengekspresikan pikiran mereka tentang “Laki-laki dan Perempuan adalah Setara” dalam kegiatan menggambar bersama. Tidak ketinggalan seni instalasi dengan tema “Siapapun bisa menjadi korban” untuk mengangkat persoalan kekerasan seksual di Indonesia. Festival Perempuan akan ditutup dengan pentas seni  yang akan dimeriahkan  oleh berbagai puisi, stand-up comedy dan musik dari beberapa band indipenden

Festival Perempuan merupakan salah satu upaya bersama untuk mengajak masyarakat secara luas untuk memahami bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan adalah masalah bersama. Selain itu, melihat berbagai fakta di atas kekerasan terhadap perempuan di Indonesia, maka kami ingin meminta agar pemerintah Indonesia, terutama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengambil langkah yang lebih serius untuk mencegah dan menangani berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan terutama kasus kekerasan seksual yang belakangan ini meningkat.

Maka dari itu, kami mengajak semua elemen masyarakat untuk menyatakan:

  • Mendesak pemerintah untuk lebih serius dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan, khususnya kasus kekerasan seksual.
  • Mendesak pemerintah untuk membangun mekanisme perlindungan bagi perempuan secara umum dan mekanisme pemulihan bagi perempuan korban.
  • Mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk membatalkan dan tidak membuat peraturan yang diskriminatif terhadap perempuan.
  • Menjalankan program gender mainstreaming ke semua instansi pemerintah, agar tidak ada lagi pejabat publik yang melakukan kekerasan terhadap perempuan, termasuk melontarkan komentar-komentar yang diskriminatif dan melecehkan perempuan.

Jika anda membutuhkan informasi mengenai Festival Perempuan, silahkan menghubungi: Dhyta Caturani (+62 896 86286282) dan Shera Rindra (+62 898 9890036).

Unduh press release dalam bentuk PDF: Festival Perempuan_Press Release dan Rundown_Media

, , , ,

No comments yet.

Leave a Reply